Di Surabay bagian selatan baru saja hadir Mall baru yang strategis , terletak di pintu masuk kota Surabaya dan Sidoarjo, iya City of Tomorrow atau yang lebih dikenal dengan nama CITO .
Mall yang terletak persis di Bundaran Waru itu baru saja diresmikan setelah sekian lama menghadirkan polemik tentang AMDAL Lalu lintasnya.., .Mall yang juga terdapat Universitas UPH (Universitas Pelita Harapan ) Serta Apartemen ini memang dikondisikan bagi warga surabay bagian selatan serta Warga Sidoarja , sehingga sekarang warga tidak perlu harus ke tengah kota untuk pergi ke MALL,
Iya.. Surabaya-Sidoarjo , dua kota yang sekarang semakin tidak bisa dipisahkan , bagi warga sidoarjo yang bekerja di surabaya ataupun warga Surabaya yang bekerja di Sidoarjo.
Kalau dipagi hari anda melewati jalan Ahmad Yani Surabaya sampai ke Sidoarjo , maka jalan yang anda lewati tidak akan sepadat dari arah berlawanan (sidoarjo -Surabaya) .Hal itu terjadi karena banyak para pekerja di surabaya mempunyai rumah tinggal di sidoarjo, begitupun kalau anda amati Komuter (kereta pulang pergi) dari Sidoarjo ke Surabaya , hampir semuanya adalah warga sidoarjo yang bekerja di surabaya..
Dan kalau Sore hari akan terjadi kebalikannya.., jalan sepanjang Surabaya-Sidoarjo akan lebih padat dari arah sebaliknya (Sidoarjo-Surabaya) .
Sayangnya kepadatan itu kurang di perhatikan oleh pemerintah Sidoarjo-Surabaya.., sehingga banyak warga yang menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja, dan menyababkan kepadatan Setiap harinya... , Misalkan lebih banyak kendaraan Umum masal (surabaya-Sidoarjo) yang nyaman (ber AC) pasti akan lebih banyak warga yg tertarik menggunakannya. atau komuter yang lebih nyaman dan bersih serta tepat waktu.., Semoga ke depan untuk sarana tranportasi umum warga Surabaya dan Sidoarjo lebih diperhatikan pemerintah., karena bagaimanapun lebar jalan sudah tidak mampu menampung kendaraan pribadi warga yang digunakan setiap hari .
Pecinta Nasi Bebek di Surabaya pasti sudah tau tentang enaknya makan Bebek Goreng Surabaya, Salah satu yang enakk adalah Nasi Bebek Wachid Hasyim
Nasi Gorenag Wachid Hasyim letaknya di jalan jemursari , jadi kalau dari arah SIER/Rungkut maka sebelum pintu kereta api jemursari ,kalau anda melihat ke arah kanan dan ada ramai motor parkir disitulah tempatnya, dan kalau dari Arah Ahmad Yani setelah pintu kereta api anda lihat sebelah kiri. Kalau anda lihat spanduknya malah yang muncul adalah warung Soto Wachid Hasim, Iya memang disana juga jualan soto .tapi yang lebih populer adalah Bebeknya,ada 2 tempat untuk jualan yg lama tempatnya agak sempit dan yang baru ada disebelahnya , rasanya sama (karena yg punya jg sama dan dibuka 2 tempat karena tempat yang lama sudah tidak mencukupi lagi., Bebeknya Empuk , tidak terlalu besar tapi yg membuat lebih enak adalah sambel dan minyaknya.., Kalau pengen coba silahkan mampir saja disana , harganya Rp 7000 , itupun kalau tidak naik ...
Perjalanan Dari Rungkut ke arah Gubeng siang ini sangatlah panas. 3 Tahun ini jalan di raya rungkut seraya penuh, semakin macet bisa jalan 30-40KM/jam itu sudah mentok . sampai pertigaan Rungkut tengah, sudah banyak Bapak Polisi yang siap siap "menergap"
Iya bagi anda anda yang akan melewati pertigaan rungkut tengah , (dari arah rungkut ke arah kali rungkut ) waspadalah terhadap polisi yang sudah siap stanby, untuk menangkap pengendara motor yang mutar balik di sepanjang jalan rungkut tengah, lebih baik anda putar balik di U-Turn SIER .lebih aman dan jaraknya pun tidak terlalu jauh . sampai di jalan Kali rungkut kemacetan baru muncul, sejak adanya Carefour disana tiap hari pasti macet, banyak pengendara yg keluar dari carefour langsung putar balik di depannya..,(padahal sudah jelas2 tidak boleh). lepas dari kali rungkut, perjalanan bisa agak lebih cepat. tinggal melewati Lampu merah Panjang Jiwo yang agak antri . lewat barata jaya perjalaann semakin lancar.,sampai pucang mulai padat lagi tetapi tetap lancar..,melewati kertajaya dan sampailah di daerah Gubeng..,Perjalanan dari rungkut-Gubeng memakan waktu 35 menit .waktu yang lumayan panjang di perjalan yang Panas ini .., ya ..surabaya semakin Macet dan semakin Panas....
Ludruk, adalah seni pertunjukan drama yang menceritakan kehidupan rakyat sehari-hari. Tari Remo, adalah tarian selamat datang yang umumnya dipersembahkan untuk tamu istimewa Kidungan, adalah pantun yang dilagukan, dan mengandung unsur humor
Selain kesenian khas diatas, budaya panggilan arek (sebutan khas Surabaya) diterjemahkan sebagai Cak untuk laki-laki dan Ning untuk wanita. Sebagai upaya untuk melestarikan budaya, setiap satu tahun sekali diadakan pemilihan Cak & Ning Surabaya. Cak & Ning Surabaya dan para finalis terpilih merupakan duta wisata dan ikon generasi muda kota Surabaya.
Setiap setahun sekali diadakan Festival Cak Durasim (FCD), yakni sebuah festival seni untuk melestarikan budaya Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya. Festival Cak Durasim ini biasanya diadakan di Gedung Cak Durasim, Surabaya. Selain itu ada juga Festival Seni Surabaya (FSS) yang mengangkat segala macam bentuk kesenian misalnya teater, tari, musik, seminar sastra, pameran lukisan. pengisi acara biasanya selain dari kelompok seni di surabaya juga berasal dari luar surabaya. diramaikan pula pemutaran film layar tancap, pameran kaos oblong dan lain sebagainya. diadakan setiap satu tahun sekali di bulan juni bertempat di Balai Pemuda