Logistik Pilkada Bangkalan terdiri dari kotak dan surat suara mulai didistribusikan ke 18 kecamatan. Pendistribusian dilakukan dengan pengawalan super ketat oleh polisi.
pendistribusian dilakukan sejak pukul 15.30 WIB. Sebelumnya pengangkutan kotak dan surat suara sudah dilakukan sejak siang tadi atau setelah polisi memukul mundur massa.
Tetapi pengangkutan logistik sempat terhenti saat massa mulai melakukan kerusuhan lagi. Sore hari atau saat situasi sudah kondusif, proses pendistribusian dimulai kembali.
Truk pengakut logistik setidaknya mendapat pengawalan 4 mobil polisi dengan 30 personel bersenjata laras panjang di dalamnya. Urut-urutannya, mobil patroli berada di depan.
Urutan kedua adalah pasukan Sabhara di dalam mobil Isuzu Elf. Truk pengakut logistik berada di urutan ketiga. Di belakang truk atau urutan keempat ada truk brimob dan yang berada di urutan terakhir atau deretan ke lima adalah mobil patroli terbuka dengan 6 personel di belakangnya.
Pengamanan di tempat penyimpanan logistik akan dikawal oleh para personel tersebut dibantu pesonel Polsek setempat. Hingga pukul 16.30 WIB, sudah ada 10 kecamatan yang logistiknya sudah didistribusikan.
Monday, 10 December 2012
Rusuh Bangkalan Puluhan Molotov dan Kantong Bensin disita Polisi
Selain mengamankan sedikitnya 10 orang yang diduga provokator dalam kerusuhan di depan Kantor KPUD Bangkalan, polisi juga mengamankan berbagai barang bukti.
Dari informasi yang dihimpun beberapa barang bukti yang saat ini diamankan di Mapolres Bangkalan yakni, 48 botol berisi bensin, 42 botol minuman energi yang berisi bensin, 12 biji bondet, 1 jerigen berukuran 25 liter berisi bensin, 75 bungkus kantong plastik berisi bensin, satu mobil Taft serta satu set alat pengeras suara.
Sedangkan, 10 orang yang diamankan diantaranya, Moh Tajul asal Dusun Glegah Arosbaya, Subari (32) warga Jalan Pemuda Kaffa, Mad Rais (36) warga Kampung Polongan Desa Mandung Kokop, Mislan (55) Dusun Mandung Kokop, Suli (30) warga Desa Batubela Geger dan Mat Nari warga Dumajeh.
Sedangkan data kerusakan di sepanjang Jalan Pemuda Kaffa antara lain 2 tiang lampu penerangan jalan, 100 pot bunga, 1 buah pos Lantas Junok Bangkalan serta sejumlah rambu-rambu lalu lintas. Kapolres Bangkalan AKBP Endar Prihantoro belum bisa dikonfirmasi terkait perkembangan penangangan kerusuhan tersebut.
Sementara, salah satu koordinator lapangan pendukung pasangan nomer urut 1, KH Imam Buchori Cholil-RH Zainal Alim (Imam-Zain) menyatakan ada 11 orang yang ditangkap polisi.
"Tinggal 3 orang yang masih belum dipulangkan. Masih dimintai keterangan di Polres Bangkalan," kata Mahmudi Ibnu Khotib saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (10/12/2012) malam. Namun, dia mengaku tak mengetahui nama-nama orang yang diamankan aparat.
Sebelumnya, situasi di Bangkalan memang memanas setelah KPUD mencoret pasangan nomor urut 1 Imam-Zain. Pencoretan itu diambil setelah PTUN Surabaya pada Rabu (5/12/2012) menilai pengurus PPN yang mengusung Imam-Zain dinyatakan cacat hukum, dikarenakan pengangkatannya melanggar AD ART partai.
KPUD sebelum ada putusan PTUN telah menetapkan tiga pasang calon. Nomor urut 1 adalah KH Imam Buchori-Rh Zainal Alim (Imam-Zain), nomor urut 2 pasangan Nizar Zahro-HR Zulkifli (Nikmat), dan nomor urut tiga yakni anak dari Bupati Bangkalan Fuad Amin, Makmun Ibnu Fuad-Mondir A Rofii (Makmur).
Sumber : Detik.com
Dari informasi yang dihimpun beberapa barang bukti yang saat ini diamankan di Mapolres Bangkalan yakni, 48 botol berisi bensin, 42 botol minuman energi yang berisi bensin, 12 biji bondet, 1 jerigen berukuran 25 liter berisi bensin, 75 bungkus kantong plastik berisi bensin, satu mobil Taft serta satu set alat pengeras suara.
Sedangkan, 10 orang yang diamankan diantaranya, Moh Tajul asal Dusun Glegah Arosbaya, Subari (32) warga Jalan Pemuda Kaffa, Mad Rais (36) warga Kampung Polongan Desa Mandung Kokop, Mislan (55) Dusun Mandung Kokop, Suli (30) warga Desa Batubela Geger dan Mat Nari warga Dumajeh.
Sedangkan data kerusakan di sepanjang Jalan Pemuda Kaffa antara lain 2 tiang lampu penerangan jalan, 100 pot bunga, 1 buah pos Lantas Junok Bangkalan serta sejumlah rambu-rambu lalu lintas. Kapolres Bangkalan AKBP Endar Prihantoro belum bisa dikonfirmasi terkait perkembangan penangangan kerusuhan tersebut.
Sementara, salah satu koordinator lapangan pendukung pasangan nomer urut 1, KH Imam Buchori Cholil-RH Zainal Alim (Imam-Zain) menyatakan ada 11 orang yang ditangkap polisi.
"Tinggal 3 orang yang masih belum dipulangkan. Masih dimintai keterangan di Polres Bangkalan," kata Mahmudi Ibnu Khotib saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (10/12/2012) malam. Namun, dia mengaku tak mengetahui nama-nama orang yang diamankan aparat.
Sebelumnya, situasi di Bangkalan memang memanas setelah KPUD mencoret pasangan nomor urut 1 Imam-Zain. Pencoretan itu diambil setelah PTUN Surabaya pada Rabu (5/12/2012) menilai pengurus PPN yang mengusung Imam-Zain dinyatakan cacat hukum, dikarenakan pengangkatannya melanggar AD ART partai.
KPUD sebelum ada putusan PTUN telah menetapkan tiga pasang calon. Nomor urut 1 adalah KH Imam Buchori-Rh Zainal Alim (Imam-Zain), nomor urut 2 pasangan Nizar Zahro-HR Zulkifli (Nikmat), dan nomor urut tiga yakni anak dari Bupati Bangkalan Fuad Amin, Makmun Ibnu Fuad-Mondir A Rofii (Makmur).
Sumber : Detik.com
H-2 Pilkada Bangkalan Rusuh
Aksi lempar batu kembali pecah antara polisi dengan massa pendukung calon nomor urut 1. Polisi langsung bertindak represif dengan melakukan tembakan gas air mata karena massa merobohkan PJU di tengah jalan.aksi anarkis kembali pecah sekitar pukul 11.45. Massa yang sebelumnya hanya bergerombol di sekitar Jalan Pemuda Kaffa atau jalan di areal Kantor KPUD Bangkalan kembali melakukan aksi.
Massa tiba-tiba merobohkan tiang PJU. Sedikitnya ada 2 tiang PJU yang dirobohkan. Aparat polisi dari Brimob Polda Jatim, yang sebelumnya terlihat duduk-duduk langsung bersiaga. Mereka segera mengenakan tameng.Kasat Brimob Polda Jatim Kombespol Mashudi sempat mengimbau kepada massa untuk tidak melakukan aksi anarkis melalui pengeras suara dari mobil komando Sabhara.
Tetapi peringatan itu tidak digubris. Aparat pun segera melakukan tindakan represif dengan menembakkan gas air mata. Tembakan itu membuat massa kocar kacir. Sebagian massa lari ke arah timur dan berlindung di Rumah Sakit Syarifa Ambami Rato Ebu Bangkalan
Massa tiba-tiba merobohkan tiang PJU. Sedikitnya ada 2 tiang PJU yang dirobohkan. Aparat polisi dari Brimob Polda Jatim, yang sebelumnya terlihat duduk-duduk langsung bersiaga. Mereka segera mengenakan tameng.Kasat Brimob Polda Jatim Kombespol Mashudi sempat mengimbau kepada massa untuk tidak melakukan aksi anarkis melalui pengeras suara dari mobil komando Sabhara.
Tetapi peringatan itu tidak digubris. Aparat pun segera melakukan tindakan represif dengan menembakkan gas air mata. Tembakan itu membuat massa kocar kacir. Sebagian massa lari ke arah timur dan berlindung di Rumah Sakit Syarifa Ambami Rato Ebu Bangkalan
Thursday, 6 December 2012
Jembatan Branjangan Molor 2 bulan
Surabaya - Ada kabar buruk buat para pengguna Jembatan Branjangan. Pembangunan Jembatan tersebut dipastikan molor dari jadwal semula. Pengguna jasa jembatan di Tambak Langon itu tampaknya harus lebih sabar lagi mengantre.
"Targetnya meleset, molor dua bulan dari jadwal semula," kata Sapril Rebono kepada wartawan, Jumat (7/12/2012).
Pejabat Pembuat Komitmen Jalan Arteri Gresik Surabaya Timur - Gresik Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN V) itu mengatakan, keterbatasan alat menjadi alasan molornya pembangunan jembatan. Alat-alat yang ada, kata Sapril, lebih diprioritaskan untuk pembangunan proyek dobel track.
"Saat membuat pondasi, kami kekurangan alat. Pondasi jembatan itu kan dibor, bukan tiang pancang," tambah Sapril.
Sapril menjelaskan, proyek pembangunan satu sisi Jembatan Branjangan masing-masing akan molor satu bulan dari jadwal semula. proyek yang saat ini sedang berjalan sebenarnya dijadwalkan akan selesai pada akhir Desember ini. Karena kekurangan alat, proyek satu sisi itu baru akan selesai akhir Januari tahun depan nanti.
"Targetnya meleset, molor dua bulan dari jadwal semula," kata Sapril Rebono kepada wartawan, Jumat (7/12/2012).
Pejabat Pembuat Komitmen Jalan Arteri Gresik Surabaya Timur - Gresik Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN V) itu mengatakan, keterbatasan alat menjadi alasan molornya pembangunan jembatan. Alat-alat yang ada, kata Sapril, lebih diprioritaskan untuk pembangunan proyek dobel track.
"Saat membuat pondasi, kami kekurangan alat. Pondasi jembatan itu kan dibor, bukan tiang pancang," tambah Sapril.
Sapril menjelaskan, proyek pembangunan satu sisi Jembatan Branjangan masing-masing akan molor satu bulan dari jadwal semula. proyek yang saat ini sedang berjalan sebenarnya dijadwalkan akan selesai pada akhir Desember ini. Karena kekurangan alat, proyek satu sisi itu baru akan selesai akhir Januari tahun depan nanti.
Thursday, 15 November 2012
Surabaya 10K 2 Desember 2012
Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Pahlawan Tahun 2012, Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Surabaya akan melaksanakan kegiatan Lari 10K yang dilaksanakan pada:
Hari : Minggu
Tanggal : 2 Desember 2012
Jam : 05.30 WIB s/d selesai
Tempat : Start / Finish Tugu Pahlawan
Peserta : Umum
Kategori : Umum (Putra&Putri),Pelajar SD, SMP (Putra&Putri)
Pendaftaran : Tgl 1 November s/d 1 Desember 2012
Tempat : Dispora, Bidang Olahraga Rekreasi, Telp. (031) 5312144
,
psw.360 / (031) 91626136 / 08165418214
Syarat Pendaftaran: Foto Copy KTP 1 lembar, Foto Copy Kartu Siswa 1 Lembar
Hari : Minggu
Tanggal : 2 Desember 2012
Jam : 05.30 WIB s/d selesai
Tempat : Start / Finish Tugu Pahlawan
Peserta : Umum
Kategori : Umum (Putra&Putri),Pelajar SD, SMP (Putra&Putri)
Pendaftaran : Tgl 1 November s/d 1 Desember 2012
Tempat : Dispora, Bidang Olahraga Rekreasi, Telp. (031) 5312144
psw.360 / (031) 91626136 / 08165418214
Syarat Pendaftaran: Foto Copy KTP 1 lembar, Foto Copy Kartu Siswa 1 Lembar
Wednesday, 10 October 2012
Surabaya menjadi Tuan Rumah Rakernas PDIP
Kota Surabaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (rakernas) ke II PDI Perjuangan. Alasan pemilihan Kota Pahlawan karena nilai historis partai dan tempat kelahiran Bung Karno.
Namun, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri maupun Puan, belum ada rencana mengunjungi rumah kelahiran bapak dan kakeknya di Jl Pandean IV/40 Surabaya.
"Kami memilih Surabaya karena, pertama secara de fakto pada 1993 kongres luar biasa PDI dan ibu ketua umum menjadi ketua umum. Dan menjadi batu loncatan pada 1999 menjadi PDIP," ujarnya. "Surabaya juga kota kelahiran Bung Karno, historis ini bukan hanya untuk PDIP saja, tapi juga bangsa," tambahnya.
Meski begitu, Puan menegaskan bahwa belum ada rencana kunjungan Ketua Umum PDIP Megawati ke rumah kelahiran Bung Karno.
"Apakah Ibu Mega berkunjung ke sana atau tidak, memang belum ada jadwal. Karena memang jadwal pada rakernas nanti sangat padat," ujar Puan Maharani yang menjadi Ketua Panitia Pusat Rakernas II PDIP kepada wartawan di kantor DPD PDIP Jatim, Jl Kendangsari, Surabaya, Rabu (10/10/2012).
Rumah kelahiran Bung Karno di di Jl Pandean IV/40 Surabaya saat ini sudah ditempati orang lain. Apakah rumah tersebut akan dibeli oleh PDIP dan menjadikan museum atau tempat peninggalan sejarah? Puan belum memastikan, namun dirinya akan membahas secara internal bersama Wakil Walikota Surabaya Bambang DH serta kepala daerah lainnya yang diusung dari PDIP.
Namun, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri maupun Puan, belum ada rencana mengunjungi rumah kelahiran bapak dan kakeknya di Jl Pandean IV/40 Surabaya.
"Kami memilih Surabaya karena, pertama secara de fakto pada 1993 kongres luar biasa PDI dan ibu ketua umum menjadi ketua umum. Dan menjadi batu loncatan pada 1999 menjadi PDIP," ujarnya. "Surabaya juga kota kelahiran Bung Karno, historis ini bukan hanya untuk PDIP saja, tapi juga bangsa," tambahnya.
Meski begitu, Puan menegaskan bahwa belum ada rencana kunjungan Ketua Umum PDIP Megawati ke rumah kelahiran Bung Karno.
"Apakah Ibu Mega berkunjung ke sana atau tidak, memang belum ada jadwal. Karena memang jadwal pada rakernas nanti sangat padat," ujar Puan Maharani yang menjadi Ketua Panitia Pusat Rakernas II PDIP kepada wartawan di kantor DPD PDIP Jatim, Jl Kendangsari, Surabaya, Rabu (10/10/2012).
Rumah kelahiran Bung Karno di di Jl Pandean IV/40 Surabaya saat ini sudah ditempati orang lain. Apakah rumah tersebut akan dibeli oleh PDIP dan menjadikan museum atau tempat peninggalan sejarah? Puan belum memastikan, namun dirinya akan membahas secara internal bersama Wakil Walikota Surabaya Bambang DH serta kepala daerah lainnya yang diusung dari PDIP.
Truk Dibajak 45 Dus Rokok diambil Perampok
Pembajakan truk kembali terjadi di jalan tol. Sebuah truk boks muat 440 dus rokok dibajak di tol Km 9 arah Waru ke Perak. Muatan truk dijarah sebagian dan HP serta uang Rp 300 ribu milik sopir truk dirampas. Kejadian itu sudah dilaporkan ke Polsek Sukomanunggal.
"Truk itu berangkat dari Pasuruan hendak ke Semarang," kata Kompol Baderi, Rabu (10/10/2012).
Truk bernopol L 8589 UB milik PT Hanjaya Sampoerna itu dikemudikan oleh Donny Kurniawan Sejati (37), warga Semarang Barat. Donny menyertir sendirian tanpa ada yang menemani. Saat melintas di km 9, tiba-tiba laju truk Doni dipotong oleh sebuah mobil Toyota Avanza. Doni disuruh turun lalu dimasukkan ke Avanza.
"Di dalam mobil muka korban ditutup sarung. Korban kemudian diajak berputar-putar sebelum akhirnya dikembalikan ke truknya," tambah Baderi.
Sebelum ditinggalkan, pelaku sempat merampas HP Cross milik Donny dan uang Rp 300 ribu dari dompetnya. Pelaku juga sempat menjarah 45 dus rokok muatan truk. Peristiwa itu kemudian dilaporkan Donny ke Polsek Sukomanunggal.
"Truk itu berangkat dari Pasuruan hendak ke Semarang," kata Kompol Baderi, Rabu (10/10/2012).
Truk bernopol L 8589 UB milik PT Hanjaya Sampoerna itu dikemudikan oleh Donny Kurniawan Sejati (37), warga Semarang Barat. Donny menyertir sendirian tanpa ada yang menemani. Saat melintas di km 9, tiba-tiba laju truk Doni dipotong oleh sebuah mobil Toyota Avanza. Doni disuruh turun lalu dimasukkan ke Avanza.
"Di dalam mobil muka korban ditutup sarung. Korban kemudian diajak berputar-putar sebelum akhirnya dikembalikan ke truknya," tambah Baderi.
Sebelum ditinggalkan, pelaku sempat merampas HP Cross milik Donny dan uang Rp 300 ribu dari dompetnya. Pelaku juga sempat menjarah 45 dus rokok muatan truk. Peristiwa itu kemudian dilaporkan Donny ke Polsek Sukomanunggal.
Subscribe to:
Posts (Atom)