Friday, 29 June 2012

Koin Pembangunan KPK merebak di Surabaya

Belasan pria berdasi dengan setelan baju serta celana licin 'mengemis' di perempatan Jalan Polisi Istimewa-Jalan Raya Darmo-Jalan Dr Soetomo. Mereka ini para pengacara yang menggalang dana untuk pembangunan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hendri Rusdianto, koordinator aksi mengatakan jika aksi yang sengaja dilakukan ini merupakana sindiran atas polemik pembangunan gedung KPK antara DPR dengan KPK. "Pembangunan gedung ini sangat penting bagi operasional KPK kedepannya," katanya di sela-sela aksi, Jumat (29/6/2012). Dalam aksinya, para pengacara ini juga membawa berbagai poster berisi sindiran terhadap wakil rakyat DPR RI, yang berisi diantaranya, 'Tugas KPK Tangkap dan Penjarakan Bendenggik-bendenggik'. Selain itu, belasan pengacara ini juga membaur ke pengguna jalan dengan membawa kotak yang bertuliskan 'Koin Untuk Pembangunan Gedung KPK'. Alhasil aksi yang dilakukan pengacara ini menarik perhatian pengguna jalan dan sebagian diantaranya memberikan sumbangan. "Berapapun uang yang kita hasilkan hari ini, akan kita kirimkan ke Jakarta," imbuh Hendri.

Wednesday, 27 June 2012

Konsep Baru KBS Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya tak main-main dalam melakukan perombakan Kebun Binatang Surabaya (KBS) hal ini nampak pada rancangan besar (grand design) yang dipaparkan ke Pansus Raperda Perusahaan Daerah (PD) KBS, Rabu (20/6). KBS dirancang sedemikian rupa dengan memadukan konsep futuristik dan alam. Mulai dari pintu masuk, pengunjung sudah disuguhi kemewahan. Akses masuk KBS bisa dilalui lewat bangunan bertingkat yang dibangun dibekas Stasiun Trem Wonokromo. Pengunjung akan disambut patung gorila raksas untuk menunjukkan kesan liar, meskipun KBS tidak memiliki koleksi gorila. Desain KBS akan bernuansa satwa dan alam. Tampilan depan memberikan kesan sejuk karena dikelilingi ruang terbuka hijau. Kesan lapang juga akan langsung terasa begitu memasuki kawasan ini. Untuk kadang, baik satwa yang hidup di darat dan di udara, akan mendiami kandang dengan ketinggian yang bervariasi antara 10 - 15 meter. Jalur perawatan akan didesain berada di sekeliling area KBS yang tersembunyi dari area show untuk menghindari penumpukan orang di satu titik. Sedangkan jalur pengunjung mengikuti garis hitam dan kuning. Yang terbaru di dalam KBS modern ini adalah wahana underseaworld (dunia bawah laut) dan night zoo yang berisi satwa hidup pada malam hari. Dua wahani baru ini yang akan menjadi andalan KBS dalam mendongkrak jumlah pengunjung. Pengunjung akan dimanjakan dengan wahana baru yang benar-benar atraktif dan edukatif. Secara umum, desain akuarium bawah laut dipasang menempel pada dinding-dinding di sepanjang area zona air tawar. Akuarium raksasa ini akan diisi berbagai macam jenis binatang air. Saat ini Pemkot sudah menjajagi kerjasama dengan investor asal China. Pemkot juga membidik segmen pekerja lewat nigjt zoo atau kebun binatang malam. Wahana baru ini dibuat khusus untuk memanjakan masyarakat yang tidak bisa berkunjung di KBS pada siang hari. Sebagai pelepas penas, KBS menyuguhkan satwa nocturnal (beraktifitas dimalam hari) sebagai atraksi. Adapun lahan yang dipakai untuk night zoo adalah lahan bekas kandang hewan yang dipindahkan ketempat lain. Saat ini kapasitas KBS sudah tak mampu lagi menampung jumlah hewan KBS. Karena itu, sebagian harus dipindahkan ke lokasi konservasi yang layak. Dalam grand design tampak beberapa perubahan. Salah satunya yakni letak pintu masuk yang selama ini di jalan Setail menjadi lewar bekas Stasiun Trem milik PT KA di kawasan Terminal Wonokromo, selatan KBS. Rencananya nanti akan dibangun tempat parkir bertingkat sehingga pengunjung langsung bisa masuk le KBS lewat pintu yang baru itu, sedangkan pintu lama jl. Stail dipakai pintu keluar. Sumber : Surabaya.go.id

Surabaya Cantik Green and Clean 2012

Dengan mengusung branding Surabaya Cantik Green and Clean 2012, lomba kebersihan yang telah kali ke delapan diselenggarakan di kota Pahlawan ini secara resmi dilaunching Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Selasa (26/6) di Graha Sawunggaling. Menurut Nunung Maqfiroh, perwakilan dari Jawa Pos menyebutkan kegiatan ini dilatarbelakangin adanya keinginan Pemerintah Kota bersama Jawa Pos untuk mempertahankan konsistensi public education tentang pengelolaan sampah. “Dengan menyelenggarakan lomba kebersihan, secara tidak langsung dapat mengedukasi warga Surabaya tentang arti dan manfaat kebersihan dilingkungan tempat tinggal. Dan penanganan sampah yang langsung dari sumbernya (source treatment) sehingga dapat mengurangi volume sampah yang akan dibuang ke TPA,” ujarnya. Ditahun ini, kata Nunung, akan diselenggarakan Big Bang SCGC di lima wilayah kota Surabaya, yakni Pusat, Utara, Selatan, Timur dan Barat. Masing-masing wilayah akan terbagi dalam tiga kategori yakni pemula, berkembang dan maju. “Disetiap wilayah tersebut akan ditunjuk koordinator area yakni di salah satu kecamatan. Untuk korwil utara adalah kecamatan Semampir (Bp. Daya’ Prasetya), korwil selatan adalah kecamatan Gayungan (Bp. Dibyo), korwil barat adalah kecamatan Tandes (Bp. Soeharto), korwil timar adalah kecamatan Sukolilo (Bp. Ridwan) dan korwil pusat adalah kecamatan Genteng (Bp. Eddy),” jelasnya. Big Bang ini diciptakan, lanjut Nunung, untuk mengikis perasaan minder warga yang wilayahnya tidak dapat mengikuti lomba SCGC di tahun-tahun sebelumnya. Serta mengajak warga untuk berperan aktif dalam menciptakan kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya. Sementara itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini terus memberikan motivasi lepada camat, lurah dan kader lingkungan untuk terus menjaga dan meningkatkan kebersihan di masing-masing wilayah. Karena ia sadar, potensi alam yang dimiliki kota Surabaya tidak terlalu banyak dibandingkan dengan kota-kota lain. ”Potensi alam yang dimiliki kota Surabaya tidak banyak, karena kota Surabaya adalah kota jasa dan perdagangan. Tetapi, karena keunikan akan kebersihan yang dapat diciptakan di kampung-kampung Surabaya menjadi salah satu daya tarik wisatawan baik lokal maupun manca negara untuk berkunjung ke Surabaya,” tutur Risma. Hal tersebut, lanjut Risma, perlu diteruskan dan ditularkan ke kampung-kampung yang mungkin belum terlalu menggiatkan kebersihan di sekitar tempat tinggalnya. ”Perlu diketahui, meningkatnya tamu-tamu yang berkunjung ke Surabaya serta banyaknya undangan yang mengharapkan saya sebagai nara sumber adalah karena adanya keberhasilan kota Surabaya dalam mempertahankan kebersihan kota seiring dengan meningkatkan perekonomian dan pembangunan kota,” jelasnya. Risma menghimbau kepada para undangan, untuk mempersiapkan diri karena akan banyak acara dan kunjungan tamu dari berbagai kota dan negara. Hal ini terkait dengan beberapa acara internasional yang akan digelar di Surabaya dalam beberapa hari mendatang. ”Saya berharap, bapak dan ibu bisa mempersiapkan kampung-kampungnya, karena sebentar lagi Surabaya akan menyelenggarakan beberapa acara yang bertaraf internasional. Dan itu tidak menutup kemungkinan juga akan ada kunjungan ke kampung-kampung. Mari kita sambut tamu-tamu tersebut dengan baik. Apa yang sudah ada tolong dijaga dan dipertahankan,” pungkasnya

Asik, lajur Sepeda di Surabaya segera diresmikan

Launching jalur sepeda di beberapa ruas jalan Surabaya diperkirakan akan digelar pada Juli 2012. Sebelum dilaunching, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya masih melakukan pembenahan di berbagai bidang, termasuk penambahan cat warna orange di ruas jalur sepeda. "Ada perusahaan yang mau menyumbang cata. Sekarang masih dalam tahap uji coba," ujar Kadishub Eddi, Rabu (27/6/2012). Jika cat warna orange yang terputus-putus di badan jalan jalur sepeda tidak mengalami kerusakan, tidak menutup kemungkinan semua jalur sepeda akan dicat warna orange. Untuk sementara ini, baru di titik depan halte Jalan Raya Darmo dekat eks museum MPU Tantular. "Kita juga masih melakukan berbagai persiapan dan evaluasi," tuturnya. Seperti pemasangan rambu larangan parkir di Jalan Urip Sumoharjo. Karena jalur sepeda di jalan tersebut sering digunakan sebagai tempat parkir kendaraan. "Nanti akan kita pasang rambu dilarang parkir mulai dari jam berapa sampai jam berapa," kata mantan Kepala UPTD Terminal Purabaya Bungurasih. Eddi menambahkan, jalur sepeda merupakan bentuk memberikan hak jalan bagi kendaraan tidak bermotor, serta memikirkan kenyamanan dan keselamatannya. "Rencananya akan kita launching pada Juli ini," jelasnya

Tuesday, 26 June 2012

Toko Kembang api di bobol maling

Saat buka toko, tiba-tiba saya melihat kunci brankas sudah rusak dan barang di dalamnya sudah berserakan. Saat saya cari uang yang saya simpan sudah tidak ada," kata pemilik toko, di sela-sela olah TKP polisi, Selasa (26/6/2012) Pelaku diduga kuat keluar masuk melalui atap plafon yang dijebol. Pasalnya terdapat sisa plafon. "Kondisi pertama kali masuk, toko sudah berserakan terutama di sekitar brankas serta di etalase," imbuhnya. Sementara kerugian yang diderita, kata Ari sang pemilik toko, untuk sementara masih belum dipastikan. Dia belum mengetahui pasti berapa jumlah uang dan barang yang raib dibawa pelaku. "Yang pasti uang tunai kira-kira Rp 120 juta dengan pecahan dua ribuan," ungkapnya. Kini petugas identifikasi Polrestabes Surabaya sedang melakukan olah TKP. Sedangkan petugas Polsek Tegalsari dan unit resmob Polrestabes meminta keterangan pemilik dan 12 pekerja toko.

37 Imigram Gelap ditangkap di Sidoarjo

Sebanyak 37 imigran gelap asal Iran dan Afghanistan ditangkap petugas dari Polsek Jabon, Sidoarjo, Rabu (27/6/2012) di perairan Timur Sidoarjo, Dusun Tlocor, Kecamatan Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Mereka baru berlayar menggunakan kapal dari Probolinggo dengan tujuan ke Surabaya. Mereka sengaja menggunakan jalur laut agar terhindar dari pengendusan petugas. Sampai di pesisir Timur Sidoarjo, mereka naik ojek untuk mencari mobil sewaan yang bisa membawa mereka ke Surabaya. Oleh warga sekitar kemudian diarahkan ke H. Kasum diantara warga Tlocor yang memang punya mobil sewaan. "Mereka minta diantarkan ke sebuah hotel di Surabaya," kata H. Kasum. Setelah dua mobil tersedia, sebanyak 20 imigran gelap kemudian diangkut mobil milik H. Kasum. Tapi dalam perjalanan, H. Kasum gelisah. Dia khawatir yang diangkutnya imigran gelap. Karena itu diam-diam dia menghubungi anggota Polsek Jabon minta dirazia. Pihak Polsek Jabon pun menggelar razia, menghentikan 2 mobil itu dan memeriksa penumpangnya. Tapi saat diperiksa, 4 dari 20 imigran gelap berupaya kabur namun berhasil diringkus. Polres Sidoarjo pun dihubungi, diminta bantuan untuk menangkap 17 imigran gelap lainnya yang masih tertinggal di Tlocor.

Monday, 25 June 2012

Perbaikan rel kereta wonokromo belum selesai ,Hindari jl A Yani

Imbas perbaikan perlintasan rel KA RSI Wonokromo, Jalan Ahmad Yani arah dalam Kota Surabaya mengalami kemacetan cukup panjang bahkan antreannya terasa sampai di Bundaran Aloha, Sidoarjo. Perbaikan ini diharapkan selesai dlam waktu 2 hari ini . sehingga kemacetan yang terjadi akan segera selesai. Perbaikan Rel ini dilakukan oleh Perumka karena masukan dari masyarakat kalau rel yang melintang di jalan Wonokromo ini sering membuat pengendara motor terjatuh ,sehingga perlu dilakukan perbaikan . Semoga perbaikan ini cepat selesai sehingga kemacetan parah tidak berlarut-larut